[BeraniCerita #07] Si Pendiam yang Aneh

Setidaknya minimal seminggu dua kali Santi masuk ke dalam pantry kantor di ujung lorong setiap jam makan siang. Sendirian. Hal itu membuat aku dan teman yang lain penasaran karena tak ada satupun yang berani masuk pantry tersebut. Gerak geriknya mencurigakan, jika ditanya hanya bungkam dan menatap sinis.

Dia selalu membawa sebuah buntelan kain lap yang sudah terlihat lusuh dan kumuh ke dalam pantry itu. Setidaknya lebih dari setengah jam Santi menghabiskan waktunya tanpa ada suara sedikit pun. Usahaku dan rekan kantor lainnya untuk menguntitnya selalu gagal. Pernah suatu ketika selepas Santi keluar dari dalam pantry itu kami mencegatnya dengan tatapan penuh selidik.

"Santi habis ngapain dari dalam pantry ini? Kok pintunya di kunci dari dalam?"

Santi berhenti sejenak, menatap aku dan yang lain dengan mata sinis lalu pergi tanpa menggerakkan bibir sedikitpun. Ku lihat dia duduk di kubikelnya lalu meneguk habis air mineral ukuran tanggung. Apa yang salah dengan Santi? Batinku penuh rasa penasaran.

Siang ini seperti biasa aku melihat Santi berjalan cepat menuju pantry di ujung lorong, aku mengikutinya. Dengan cekatan aku masuk ke dalam pantry sebelum dia mengunci pintu dari dalam.

"Apa yang kamu bawa San? Apa yang kamu lakukan di dalam sini sendirian?"

"Bukan urusan kamu!"

Dia menjawab singkat dan ketus. Aku melihat buntelan yang dibawa Santi. Aku sangat penasaran dengan isi buntelan itu. Aku berusaha merebutnya. Santi memegang erat buntelan yang ada di tangannya.

Brakkk..

Buntelan itu jatuh. Kulihat nasi dan semur jengkol berceceran di lantai. Santi menatapku nanar.

********
243 kata

16 comments:

  1. Hahahaha, ya ampuuuun. kayaknya makan jengkol aib banget ya di kantornya?

    ReplyDelete
  2. Bhahaha, malu-malu tuh si santi! Hohoho

    ReplyDelete
  3. ish...si santi meni ga mau bagi2 hahahaha

    ReplyDelete
  4. Haaa... namanya sama dengan saya, dan saya juga suka jengkol, tapi makannya ga ngumpet2 :)xixixixi...

    ReplyDelete
  5. Hiks, Santi nggak jadi makan siang di pantry. Terpaksa aku yang traktir deh.

    *lirik Ayu sebel, kan Ayu yang seharusnya traktir yah*

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh.. santi makannya jengkol mulu sih mbak.. eiek kan gak doyan :p

      Delete
  6. Bagi-bagi kek. Si 'aku' kayaknya suka jengkol juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh nooo.. saya belum pernah makan jengkol.. hehehe

      Delete
  7. Asli bikin ngakak aku nih! Wkwkwkwk... Ternyata si jengkol bikin pendiem muahaha! Aku kan doyan jengkol jugaaaaa! :)
    Good job, Ayu! I love it!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hooreee.. makmin cantik sukaa... *kecupp*
      hasil semedi ini mbak :D

      Delete
  8. Hehehe.. Ternyata gara-gara semur jengkol.. :D

    ReplyDelete
  9. Ga nyangka endingnya semur jengkol :D

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^.^