Mimpi Adalah Kunci

dokumen pribadi: wallpaper monitor dari 삼성 

Mimpi. Setiap orang berhak kan untuk bermimpi? Jangan takut untuk tak mampu, padahal kita hanya bermimpi. Mimpi itu indah kok, ibarat pepatah, mimpi itu bunga. Dan bunga itu harus kita semai agar semakin indah dan subur. Begitu pula mimpi, jika hanya dibiarkan bergelantungan di dahi ya gak bakal terwujud. Harus ada ekstra aksi untuk mewujudkan mimpi menjadi nyata. Kalau kata novel 2, segala sesuatu itu diciptakan dua kali, di alam mimpi kita dan didunia nyata.

Saat menulis postingan ini saya sedikit mengulik masa lalu, tepatnya masa kecil yang saya lewati di desa. Mimpi yang saya ciptakan saat saya berseragam putih merah di gedung sekolah negeri yang terbilang sangat kecil tapi dipenuhi dengan prestasi manusia-manusia kecil yang tak mau diam.

"Saya mau jadi insinyur, soalnya insinyur itu pintar dan bisa keliling dunia."

Pada saat saya mengucapkan kata insinyur, sejatinya saya pun tak tahu apa arti sebenarnya. Pekerjaan seperti apa yang dilakukan oleh insinyur. Yang saya tahu bahwa seorang insinyur itu pintar dan bisa menciptakan sesuatu. Itu pemikiran saya saya di kelas 4 SD. Saya sendiri tidak begitu ingat, cita-cita apa saja yang pernah saya ucapkan sewaktu kecil. Tapi yang pasti, saya tak pernah mengucapkan kata dokter. Ah, hanya karena saat itu saya takut dengan jarum suntik hahaha.

Waktu terus berjalan hingga pemikiran saya bisa menjadi sedikit lebih dewasa, namun mengenai cita-cita saya tetap ingin jadi insinyur. Nah, pertanyaan demi pertanyaan kembali muncul. Mau jadi insiyur apa? dan jawaban saya adalah, pokoknya saya mau jadi orang yang pintar! Dari kalimat itu akhirnya membawa banyak perubahan dalam diri saya. Saya berani untuk menembus batas yang katanya orang tidak akan bisa diraih.

Wong ndeso, anak'e wong gak nduwe kok njaluk sekolah nang kutho (Orang desa, anaknya orang gak punya kok minta sekolah di kota). Kalimat itu sering saya terima semenjak saya memberanikan diri sekolah di SMP favorit se-Lamongan. Hingga impian itu semakin berkembang dan tak ingin saya padamkan. Saya kembali masuk SMA terfavorit se-Lamongan. Baca kisah lengkap perjalanan pendidikan saya di postingan ini. Inilah cara saya untuk menyemai bunga impian agar tetap tumbuh indah. Agar mimpi yang saya ciptakan bisa kembali tercipta di dunia nyata. Walaupun begitu banyak ujian untuk meraihnya.

Di masa putih abu-abu inilah, cita-cita saya menjadi insinyur kembali dipertanyakan. Insinyur itu apa? kerjanya ngapain? Dan akhirnya saya mendapat jawaban bahwa seorang insinyur itu orang pintar yang mampu meciptakan teknologi. Impian itu sedikit menciut. Dalam hati saya berkata, wong aku ini anak orang gak punya, ya gak pinter-pinter banget, apa aku bisa? Ternyata impian itu akhirnya goyah juga. Saya ini orang yang saklek tapi kalau dengan kondisi yang tidak memungkinkan, segala sesuatu bisa berubah.

"Jadi guru aja wes, guru kan ya orang pinter. Malah bisa ngasih ilmu ke orang lain."

Nah, kan. Berubah juga akhirnya impian saya di penghujung akhir SMA. Akhirnya saya pun menguikuti SNMPTN dengan memberikan pilihan pendidikan guru matematika di salah satu universitas di Surabaya. Dan ternyata saya tidak lolos. Lalu saya ikut UMPENS (Ujian Masuk PENS) yang akhirnya saya menjadi salah satu mahasiswi di kampus tersebut. Kuliah di kampus teknik itu tak mudah bagi saya yang jebolan IPA, harus belajar dari awal lagi. Hingga 3 tahun, akhirnya saya wisuda.


dokumen pribadi: sumber gambar
Samakah insinyur dengan engineer?

Insinyur adalah orang yang bekerja dalam bidang teknik, dengan kata lain orang-orang yang menggunakan pengetahuan ilmiah untuk menyelesaikan masalah praktis menggunakan teknologi. (sumber: wikipedia)

Nah, itu berarti salah satu impian yang telah saya deklamasikan sejak kecil telah saya wujudkan. Untuk ukuran pintar atau tidak, biarkan saya mengimplementasikannya di bidang pekerjaan yang sedang saya tekuni saat ini. Impian keluar negeri? Semoga setelah menikah bisa bulan madu ke Australia, aamiin :)

Itu impian masa kecil yang benar-benar saya perjuangkan. Kelihatannya gampang banget ya saya meraihnya? Jangan salah, setiap pilihan pasti ada konsekuensinya. Berbagai macam kondisi pernah saya alami hanya untuk mewujudkan mimpi tersebut. Saya pernah tidur di masjid, ke sekolah gak bawa uang saku, hingga terancam putus sekolah saat kuliah. Tapi, yang saya pegang adalah mimpi yang saya jadikan kunci agar saya tak pantang menyerah. Saya berani bermimpi untuk menjadi insinyur, berarti saya harus berani untuk berjuang. Itu kuncinya.

Untuk impian sekarang juga masih banyak, saya ingin mendampingi adik perempuan saya wisuda suatu saat nanti. Saya tak akan membiarkan dia putus sekolah. Yang kedua saya ingin menjadi istri yang sukses. Saya pernah menjawab seperti itu saat seorang dosen bertanya kepada saya. Menurut saya idelanya istri yang sukses adalah istri yang selalu berada di tengah keluarganya, menjadi istri yang ikhlas untuk suami, dan menjadi ibu yang bijak untuk anak-anaknya. Sebelum menjadi istri yang sukses, tentunya akan banyak sekali perjuangan yang harus saya lakukan sebelumnya. Dan saya katakan, saya berani berjuang untuk mimpi itu.


“Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.” ― Andrea Hirata, Sang Pemimpi.


Tulisan inidiikutsertakan dalam Giveaway Tuppy, Buku, dan Bipang di http://argalitha.blogspot.com.

*777 kata *

35 comments:

  1. samaaa.. aku juga ga pernah berpikiran untuk jadi dokter..

    Semoga mimpi2nya tercapai yah ^^

    ReplyDelete
  2. 'Mimpi Adalah Kunci' lihat judulnya langsung membayangkan grup band Nidji :))

    Eh, ada typo tuh di tulisannya.

    Sukses ya, kak, untuk kedepannya. Semoga impianmu bisa menjadi nyata, kak! ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh mana mana yang typo, gak ketangkep nih sama mataku :)

      Delete
    2. paling suka dengerin soundtrack laskah pelangi nidji. eh gambar balonnya bagus.

      Delete
  3. selamat bermimpi, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu.. :)

    ReplyDelete
  4. Semua mimpi kita semua akan terwujud jika di barengi dengan berdoa yang khusuk, belajar yang rajin, memiliki banyak teman, dan bersedakah. insya allah doa-doa yang dalam mimpi akan dikabulkan. Ayo kita sebagai generasi penerus bangsa harus semangat, dan bermimpilah setinggi langit, semua akan terjadi, jangan pesimis, kalau bukan kita siapa lagi, merdeka!!

    ReplyDelete
  5. mantap, terus perjuangkan mimpi anda, karna mimpi tanpa aksi juga hampa, seperti Doa tanpa Usaha juga sia-sia.

    terima kasih sudah berbagi. Salam.

    ReplyDelete
  6. "Sebelum menjadi istri yang sukses, tentunya akan banyak sekali perjuangan yang harus saya lakukan sebelumnya. Dan saya katakan, saya berani berjuang untuk mimpi itu." ---> so do I ^^ mari berjuang!

    saya belum mendetail soal typo. gak masalah, kan ini bukan ujian skripsi :D

    Sudah terdaftar yaaa, makasih :)

    ReplyDelete
  7. iihhh luar biasa. sukses ya. jadi ngiri. soalnya sy belum diwisuda tahun ini, berhubung ada sengketa pilkada, jadi tempet sy kuliah mengundurkannya. ya semua harus punya mimpi... seperti di film india 3 idiots itu ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. jangan ngiri, tapi harus berjuang demi mimpi masing2. semua sudah ada aturan dari Tuhan kok.
      Semangat wisudanyaa :)

      Delete
    2. oke...semangat untuk menjadi lebih baik

      Delete
  8. Waah, insinyur muda nih, jeng. .. :D
    Sebelum menjadi istri yang sukses, tentunya perlu mencari lelaki yang bertanggungjawab kan, ya. Hihihihi

    Sukses untuk ngontesnya, ya. :)

    ReplyDelete
  9. karena hidup berawal dari mimpi..
    bermimpi selagi kita masi bisaa..

    makasih sharingnya :)

    ReplyDelete
  10. impian yang indah...
    menjadi istri yang sukses..
    Mari berjuang mbak..
    hohoho

    ReplyDelete
  11. “Bermimpilah, karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpi itu.” mantep bener ini kata-katanya.

    ReplyDelete
  12. semua penemuan yang spektakuler di dunia ini berawal dari impian,
    mimpi memang memang mempunyai kekuatan yang luarbiasa dalam menentukan arah kehidupan seseorang,
    selamat berlomba..semoga menjadi salah satu yang terbaik ...salam :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yup, betul sekali. effort yang besar untuk mencapai impian sangat dibutuhkan..
      terima kasih kunjungannya :)

      Delete
  13. semoga tercapai mimpi2nya yg skrg :)

    ReplyDelete
  14. Semoga impian sekarang nya bisa terwujud dengan mulus ya? :)

    ReplyDelete
  15. Mimpi adalah kunci...jadi inget lirik lagu hehe... semoga impiannya terwujud ya mbak Ayu

    ReplyDelete
  16. Aku memimpikan menjadi insinyur hanya karena SEPATU SAFETY. masuk akal gak yaahh?? hahaha... (udah keturutan xixixixi)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^.^