[Prompt #16] Wanita Dibalik Jendela

credit
Ah, aku tahu mereka selalu membicarakanku saat melintas di depan rumah mungil ini. Mereka berhenti sejenak lalu menoleh ke arahku yang menyembulkan kepala dan setengah tubuhku dari balik jendela besar di depan rumah, seperti biasanya. Kulihat setiap mulut yang bergerak cepat dengan tatapan mata sedikit mengernyit, lalu ditimpali oleh mulut lainnya. Kemudian mereka berlalu dan sesekali menoleh lagi ke arahku. Aku hanya bisa tersenyum melihat mereka, sesekali aku menganggukkan kepala saat mereka menatap ke arahku.

Yang lebih sering memang ibu-ibu sekitar kompleks rumahku. Biasanya ibu-ibu anggota pengajian yang lebih sering menyapaku. "Neng, kok gak pernah ikut pengajian lagi?" begitulah, dan aku hanya bisa tersenyum agak lebar menjawab pertanyaan itu. Kadang juga kulambaikan tanganku sambil tertawa lepas melihat mereka menegurku. Jika aku sedang kesal, maka kulempar gelas kaca ke arah mereka dari balik jendela.

Kata suamiku, aku tak mungkin bisa melakukan aktivitas di luar rumah termasuk mengikuti pengajian setiap malam Jum'at seperti dulu. "Nanti bikin malu", begitu katanya. Dia tak memperbolehkanku keluar rumah, hanya dari balik jendela ini aku melihat aktivitas warga. Ya, warga kampung memang belum tahu kondisiku setelah kecelakaan pada malam yang telah merenggut nyawa buah hatiku satu-satunya. Mereka pun belum tahu kondisi kakiku yang mengerikan ini. Kata suamiku, "Nanti kita diusir kalo mereka tahu." begitulah. Maka aku menghabiskan hariku hanya dari balik jendela ini.

Jika aku bosan menunggu suamiku pulang ke rumah, maka kucakari seluruh tubuhku dan kuacak rambut panjangku. Kondisi kakiku memang tak bisa membuat aku keluar rumah sehingga membuatku selalu bosan. Pergelangan kakiku selalu terasa nyeri dan kadang sakit sekali. Rantai besi yang melingkar sempurna di kaki kanan ini membekas sebuah lingkaran merah dan bernanah.

28 comments:

  1. duuuh kasian...istri dipasung :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkwk jawabanmu itu looh mba
      masa istri keluyuran gak boleh :P

      Delete
    2. hahahah, klo kluyuran ntr ilang gimana?
      kalo ada yg nyilik hayo :p

      Delete
  2. haih, kak. Tapi suaminya kok galak yaa :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ndak galak sih sebenernya. Ungkapan sayang yang berbeda #dikeplak

      Delete
  3. Lho kok diganti mbak imagenya..heheh ....Sedih rek creitanya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah itu aku gak tau mbak, tapi uda bikin yang baru lagi kok :)

      Delete
  4. Dipasungnya karena apa ya mba? Hehehe belom mudeng, kalo karena kecelakaan apa yang membuat kakinya jadi mengerikan. Jadi dipasungnya itu setelah kakinya jadi ngeri? atau kakinya ngeri akibat kena rantai pasung? hehe.. maap banyak nanya..
    *lemot jadi belom mudeng*

    ReplyDelete
  5. Oh, rupanya wanita gila yg dipasung ama suaminya ya.
    Tega juga suaminya memasung sampe bernanah gitu kakinya :(
    Btw, gambarnya boleh diganti ya rupanya?

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^.^