Perempuan dan Bisnis

Perempuan dan bisnis, seolah menjadi dua hal yang tak terpisahkan seperti dua sisi mata uang. Emang bisnis apaan? Apa saja. Di kehidupan yang serba modern dengan teknologi yang serba canggih ini sepertinya  juga menuntut kaum perempuan untuk turut berperan serta dalam mengembangkan sayapnya di ranah perbisnisan. Entah itu anak sekolah, kawula muda, maupun yang sudah berkeluarga. Banyak sekali alasan saat ditanya mengapa harus menjalankan sebuah bisnis. Mulai hanya untuk sekedar menambah uang jajan, penghasilan sampingan, membantu suami, bahkan ada yang menjadikan bisnis sebagai lading penghasilan utama.

Saya akan sedikit menceritakan pengalaman dalam berbisnis. Bukan bisnis yang besar sih, anggap saja berdagang. Waktu masih jaman kuliah saya suka berjualan pulsa yang depositnya saya ambil dari mama saya sendiri. Dari berjualan pulsa dengan mengambil untung 500 sampai seribu rupiah lumayan menghasilkan buat saya. Uang hasil berjualan pulsa saya pisahkan dengan uang pribadi saya karena ini merupakan suatu keharusan, jangan sampai uang dagang tercampur dengan uang pribadi. Hampir setahun mungkin saya berjualan pulsa, setelah itu mandeg karena terlalu banyak yang utang, hehe. Saya juga mencoba membantu mama untuk berjualan perkakas rumah tangga yang juga diperlukan oleh anak kuliahan seperti kotak makan.

Selanjutnya selama saya bekerja, saya mencoba untuk kembali berdagang tapi kali ini saya merambah ke dunia fashion yang sekarang sedang sangat digandrungi oleh para perempuan. Saya mencoba untuk membeli beberapa lusin jilbab di Tanah Abang lalu saya jual kembali di kantor. Tapi saya memang tidak berdagang setiap saat. Karena jarak rumah dan Tanah Abang yang cukup jauh maka saya akan kulak'an pada waktu tertentu. Saya juga berdagang dengan menjadi reseller salah satu agen baju yang ada di kota Bogor, yang saya jual secara online. Dan, beberapa waktu yang lalu ini saya berhasil menjalin kerjasama dengan sebuah depot yang sangat terkenal di Surabaya yaitu Depot Bu Rudy yang terkenal dengan sambalnya yang sungguh nikmat. Memang, untuk sekarang ini konsumen saya adalah teman-teman satu kantor, tapi Alhamdulillah pesanan sambal masih lancar dan pembeli pun sudah mulai berdatangan dari luar kantor karena saya pasarkan secara online melaui media sosial seperti blog, twitter, bbm, dan instagram. Hampir satu tahun saya berjualan sambal yang akhirnya pause dulu karena kerjaan yang tidak bisa ditinggal.

Alasan saya untuk berdagang saat ini adalah untuk melatih kemampuan saya dalam berbisnis, karena harapan saya di masa yang akan datang adalah menjadi ibu rumah tangga kece dengan bekerja di rumah. Dan alasan saya memilih internet sebagai tempat berdagang karena internet merupakan marketing yang sangat jitu. Mayoritas umat manusia selalu mengakses internet setiap harinya dengan begitu pemasaran melalui media sosial sangat berperan penting. Sedangkan secara offline saya gunakan marketing dari mulut ke mulut dan dengan memberikan tester kepada teman-teman sekitar.

"Young, Woman, and Netizen adalah pelopor Indonesia baru yang bisa meningkatkan pilar ekonomi bangsa ini." Itu adalah kata seorang pakar bisnis yaitu bapak Hermawan Kartajaya pada seminarnya di Seminar Sehari Road to ABFI 2013 yang saya ikuti. Beliau menjelaskan bahwa penggunaan internet di Indonesia ini tidak terbatas dibanding negara ASEAN lainnya, sehingga bangsa Indonsia harusnya merasa beruntung dan dapat memanfaatkan internet secara sehat. Dengan didukung banyaknya komunitas-komunitas online yang bisa meningkatkan skill bisnis, para kawula muda dan perempuan harusnya bisa memanfaatkannya dengan baik. Dengan banyaknya sikap positif terhadap pemakaian internet maka ekonomi bangsa Indonesia bisa menjadi lebih baik. Semoga.

Lalu dari mana mulai bisnis? Mau bisnis apa? Modalnya gimana?
Mulai dari sekarang dong. Jalankan bisnis apa saja tapi saran saya sih jalankan bisnis yang sesuai dengan passion kita agar ada rasa senang saat menjalankannya. Modal? Saya berdagang hanya dengan modal menjual kembali tanpa ada uang yang keluar, semua berawal dari nol dan saya berawal dengan menjadi reseller. Menurut Uni Fahira Idris ada beberapa aspek yang cocok digunakan sebagai ladang bisnis yaitu fashion, kuliner, dan furniture karena ketiga aspek tersebut tidak akan pernah mati dalam masyarakat.

Begitulah keterkaitan antara dunia perempuan, bisnis, dan internet. Mempunyai pilihan untuk menjadi wanita karir itu sangat perlu. Wanita karir bukan hanya wanita yang bekerja dari pagi hingga sore di kantor. Namun ibu rumah tangga yang bisa memanfaatkan hobi sebagai ladang bisnis juga bisa menjadi wanita karir. Dengan memanfaatkan tekonoli canggih seperti gadget akan sangat memudahkan wanita dalam berbisnis. Hal ini akan menjadi kebiasaan positif daripada media social hanya digunakan sebagai ajang gossip. Dengan begini perempuan tidak akan tertinggal dari dunia karir. Perempuan berbisnis itu seksi.

18 comments:

  1. Alhamdulillah,, ternyata mbak ayu juga sama pemikirannya seperti saya. Betul mbak wanita karir itu bukan hanya bekerja dari pagi hingga sore di kantor, ada pula dengan berbisnis mau di rumah maupun di luar. Ternyata aku nggak sendirian :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbakk,, say agak mau terus kerja ikut orang lain pengennya mandiri

      Delete
  2. Wanita berbisnis dari rumah, kenapa gak? Malah lebih bagus dan nantinya bisa lebih banyak waktunya untuk keluarga.

    ReplyDelete
  3. Hmmm nyamannya aku baca tulisan ini. Humble meskipun visinya sangat maju. Kadang suka mengernyit membaca tulisan yang bombastis ttg bisnis, bahkan terkesan "ketinggian", padahal bisnis dan jualan adalah 2 hal yg berbeda. Kudu lebih byk tulisan2 yg mencerahkan begini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. saya mah kapasitasnya masih kelas bawah mbak kalo soal bisnis, masih cupu hehe

      Delete
  4. betul banget mba wanita karir tidak hanya bekerja di kantor dari pagi sampai sore saja. Namun bekerja di rumah dengan memanfaatkan tekonoli yang canggih seperti gedget akan sangat memudahkan wanita dalam berbisnis

    ReplyDelete
  5. Pengalamannya luar biasa banget, Mbak. Konsistensi yang patut diacungi jempol ^^b

    ReplyDelete
  6. iya saya juga kuliah sangat butuh uang ,, jadinya nyari uang kesana kemari sebisa mungkin :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo aja dulu uda kenal dunia blog pasti lebih mudah hehe

      Delete
  7. Wuih keren. Salut saya sama dirimu, Mak. Pengen banget saya berbisnis, tapi masih belum tahu bisnis apa.

    Izin ikut folow-folowan blog, ya. Dan blognya sudah kufollow :)

    ReplyDelete
  8. setuju. Sesuatu yang dijalankan dengan passion rasanya lebih nikmat.

    ReplyDelete
  9. Next setelah mencicipi dunia perkantoran sepertinya akan merasakan dunia bisnis nih mbak ay, sukses ya mbak :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^.^