Isi Seserahan Pernikahan Adat Jawa

Beberapa seserahan pernikahan
Beberapa seserahan pernikahan, sudah tidak sempat foto satu persatu
Beberapa hari lalu seorang teman yang akan melaksanakan lamaran menghubungi saya untuk menanyakan isi seserahan pernikahan menurut adat Jawa dan meminta untuk membuat postingan khusus di blog. Padahal pernikahan saya sudah berbulan-bulan lalu, tapi demi bride to be yang sepertinya sedang galau dituruti, deh. Sebenarnya, isi seserahan tersebut tidak ada preferensi khusus, semuanya tergantung kesepakatan kedua belah pihak keluarga calon mempelai. Kalau dulu kebetulan semua isi seserahan dipasrahkan kepada saya, hanya saja budget memang menjadi kesepakatan saya dan (calon) suami. Awalnya (calon) mertua yang ingin membelikan semua isinya, karena menyangkut urusan selera, jadilah saya yang membelinya.

Berikut isiseserahan pernikahan saya, bisa dibilang mengikuti adat jawa karena ada beberapa tambahan yang memang berasal dari mertua:
  • Alat ibadah : karena muslim maka barang-barang yang saya beli adalah mukena bahan katun warna putih, sajadah, dan Al-Qur’an. Ini adalah bagian paling mudah dicari, hehe.
  • Alat pesta : isinya kain kebaya dan songket, abaya, sandal pesta, dan tas atau clutch.
  • Alat kerja/main : isinya gamis formal, jilbab, sepatu dan tas kerja. Sebenarnya isinya hampir sama dengan alat pesta cuma temanya saja yang berbeda, jadi untuk bagian ini bisa opsional.
  • Underwear : lingerie, baju tidur, bra set. Bagian ini penting jadi wajib ada, hehe.
  • Alat mandi : nah, kalau ini isinya terserah ya, umunya saja seperti handuk, sabun, pafrum, dan lainnya.
  • Kosmetik : ini juga isinya terserah kalian, mau diisi lengkap ya silakan.

Barang-barang di atas itu yang saya beli, sedangkan daftar di bawah ini datang saat akad nikah yang sudah disiapkan oleh pihak laki-laki, kalau mau ditambahkan ke dalam daftar juga silakan:
  • Pecah belah : piring, gelas, dan lainnya saya tidak begitu memperhatikan
  • Kue, buah : jumlahnya ada banyak, ada beberapa juga yang isinya sembako

Isi seserahan pernikahan saya memang sederhana tapi membelinya sangat tidak sederahana, butuh perjuangan berbulan bulan untuk mendapatkan beberapa item saja karena saya memang membeli dalam waktu yang terpisah. Sedikit tips dari saya sebelum membeli isi seserahan adalah: pertama, buatlah daftar seserahan secara detil dari masing-masing termasuk merk apa yang akan dibeli, ingin model yang seperti apa. Saya benar-benar membuat daftar dan ditulis dalam buku khusus karena akan sangat memudahkan saat membeli. Pastikan barang-barang tersebut bermanfaat dan pasti digunakan. Kedua, beli saat diskon! Itulah mengapa saya membeli isi seserahan secara bertahap yang dimulai setelah lamaran, karena momen diskon akan akan menguntungkan kita dari segi keuangan. Ketiga, sebagai perempuan sebaiknya beli isi seserahan sendiri kecuali selera kalian sama dengan selera mertua, beda generasi, loh. Lebih baik jangan libatkan laki-laki saat membeli isi seserahan karena mereka akan nggrundel jika terlalu lama di mal, haha. Keempat, jika ingin membeli online, pastikan kalian membeli di situs terpercaya. Isi seserahan yang saya beli secara online di Zalora yaitu lingerie karena koleksi lingerie di Zalora Indonesia cukup lengkap dan banyak pilihannya. Asal perhatikan betul bahan dan ukuran, kalau bentuk kan yang penting nanti suami doyan, hehe. Kelima, serahkan isi seserahan kepada pihak laki-laki untuk dihias tapi pastikan kotak seserahan sesuai dengan pilihan perempuan termasuk bentuk hiasannya. Terkesan cerewet ya? Mungkin iya, tapi kalau bentuk kotak dan hiasannya tidak sesuai membuat sedikit jengkel dan ini terjadi pada saya meskipun sudah minta ini itu, hehe.

Itu dia isi seserahan pernikahan menurut adat Jawa dan sedikit tips versi gendhiss. Jika ada yang mengatakan jumlah kotak seserahan harus ganjil saya tidak tahu, pun tidak menghitungnya saat sudah terkumpul. Yang penting isi seserahan sesuai dengan keinginan saya jika mau ditambah ini itu juga terserah pihak mertua.  Yang harus ditekankan adalah, budget seserahan harus atas kesepakatan kedua calon mempelai, sebagai perempuan jangan sampai memberatkan calon suamimu. Sebaiknya, isi seserahan memang barang-barang yang pasti digunakan dan saya sengaja tidak mencari merk-merk terkenal nan mahal, karena ada beberapa perempuan yang memanfaatkan momen ini untuk membeli barang-barang mahal. Menurut saya, jangan, karena kehidupan setelah menikah masih panjang. Lebih baik minta cincin kawin dengan berlian yang cukup besar, haha, ini tips investasi konyol tapi (calon) suami setuju. Karena isi seserahan dibeli saat diskon jadi masih banyak budget tersisa sehingga dialihkan ke cincin kawin khusus milik saya yang harganya menjadi dua kali lipat, boleh ditiru, hehe

16 comments:

  1. kalo saya dulu seserahan dibeliin sama mertua, soalnya sibuk nyiapin ini itu jadi saya cuma bikin list barang-barang apa aja yg diminta lalu terima beres. ya walaupun pada akhirnya ada beberapa yang kurang sesuai ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. nahhh kaannn hehe,, aku aja kotaknya nyesel gak beli sendiri :S

      Delete
  2. saya pikir aat pesta itu lampu disko, peralatan dj, soundsistem dll
    ternyata bukan y
    seserahan kayak gitu wajib y mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wajib gak wajib siihh.. kalo adat ya wajib ada biasanya :)

      Delete
  3. catet ah..kasihin ke calon *nanti

    ReplyDelete
  4. Whoaaa gitu toh mbak isi seserahan hehe kemarin bantuin teman beli barang untuk seserahan memang agak riweuh ya, susah juga kalo dipilihin sama mertua karena bisa beda selera :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwk emang riweeuuhhh,, belanja paling mikir hahah

      Delete
  5. nah itu.. kudu align sama diskonananya

    ReplyDelete
  6. Nah nah, ayu...ngomongin seserahan pecah belah adat jawa, waktu nikah juga ditanyain, tapi karena rempong bawanya, jadi dicoret hehehe. Jadi memang pada intinya, seserahan ini bisa mencukupi kebutuhan awal-awal pernikahan sepertinya ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku pecah belah juga gak ngelist mbaa.. eh tau2 dibawain heheh

      Delete
  7. Hampir samaan dg tempatku, Yuuk. Cuma beda di barang pecah belah yg ngga ada.

    Jadi nostalgia, ya. :D

    ReplyDelete
  8. Aku dibeliin kakak ipar, tapi kurang lebih ya seperti itu :)

    ReplyDelete
  9. Kurang lebih sama yah isi seserahannya. Klo di Sulawesi yg kosmetik itu biasanya nanti akan dibagi2 ke anak2 gadis (yg belum nikah) biar segera nyusul, katanya :D

    ReplyDelete
  10. Eh, ada seserahan segala ya? Aku baru tau. Maklum, masih lugu, belum ngerti soal beginian :3

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^.^