[Review] Talak 3



Talak 3 adalah sebuah film Indonesia bergenre komedi romantis (plus melodrama) besutan Hanung Bramantyo dan Ismail Basbeth yang penuh dengan aktor dan aktris papan atas dan yang sedang naik daun. Tiga tokoh utama yaitu Vino Bastian, Laudya C. Bella, Reza Rahardian, dan menyertakan deratan nama komika seperti Dodit dan Cak Lontong. Film Talak 3 bercerita tentang lika liku asmara Bagas (Vino) dan Risa (Bella) yang telah bercerai dan ingin rujuk kembali untuk memulihkan kondisi finansial mereka. Dalam film diperlihatkan bahwa Bagas dengan tegas menalak 3 Risa dan yakin tidak akan pernah rujuk sampai kapan pun tanpa tahu konsekuensi yang harus ditanggung jika sudah jatuh talak 3. Sementara di sisi lain, mereka terlilit hutang dan mendapat sebuah proyek dengan nilai fantastis dengan syarat mereka berdua harus menjadi pasangan suami istri kembali.
Sesuai dengan aturan islam, seorang suami yang sudah menalak 3 istrinya dan ingin rujuk kembali maka harus melalui muhalil, yang artinya wanita tersebut harus dinikah terlebih dulu oleh pria lain dan bercerai baru bisa menikah kembali dengan mantan suaminya. Karena kepepet dengan deadline maka Bagas dan Risa mengambil jalan pintas dan tidak mengindahkan aturan agama. Bagas memulai dengan menyuap pegawai KUA untuk membuat surat palsu yang akhirnya gagal karena kehadiran seorang pegawai mutasi (yang sudah mutasi 70 kali) yang sangat berdedikasi tinggi yaitu pak Basuki (Dodit). Bagas pun menggunakan cara lain yaitu mencari pria yang mau menikahi Risa dengan syarat tidak ada persetubuhan dan ditolak hingga akhirnya pria tersebut diperankan oleh Bimo (Reza). Dan dimulailah kisah cinta segitiga antara Bagas, Risa, dan Bimo yang ternyata Bimo sudah menyimpan cintanya pada Risa sejak mereka di bangku SMP. Kisah berlanjut dengan konflik antara mereka bertiga yang melibatkan beberapa pegawai KUA, serta orang tua Bimo yang dulunya adalah pembantu di rumah Risa. Penasaran? Nonton, saja, hehe.
Kali pertama melihat trailer film Talak 3 ini saat nonton film IP Man di  Palangkaraya, dalam hati langsung berjanji harus nonton film ini karena ada Bang Vino Bastian, haha. Karena adalah sebuah fenomena langka seorang Ayu bisa nonton film Indonesia di bioskop kalau bukan karena alasan yang memang harus saya perjuangkan. Sejujurnya, disamping ada Bang Vino, saya sangat penasaran dengan akhir cerita dari film Talak 3 apalagi film ini dikemas dalam genre komedi romantis. Awalnya saya takut tema yang berat dan menyangkut agama ini akan dipermainkan tapi ternyata salah besar. Dari jalan cerita, jujur saya sangat kaget dengan sekitar 40 menit pertama yang sangat mengguncang perut, bahkan suami pun ikut terpingkal. Sungguh film ini menyajikan sebuah komedi yang memang layak ditonton, komedi sungguhan, sukses besar untuk Dodit, Hasmi, Mo Sidik, dan komedian lainnya. Bahkan sekelas Vino Bastian pun bisa mengguncang perut untuk tertawa. Rasa terkejut kembali hadir saat berada di tengah cerita yang berubah menjadi melodrama, khas film romantis Indonesia, sangat menguras emosi. Tapi menurut saya sedikit kebablasan hingga ada satu adegan kekerasan yang mungkin jika tidak ditayangkan pun tidak apa-apa. Kehadiran Reza Rahardian yang semula saya berpikir hanya menjadi cameo (tapi sangat tidak mungkin bagi Reza menjadi peran pembantu), malah mengambil alih jalan cerita hingga bagian akhir film. Sebuah plot yang cukup indah dan masing-masing aktor besar punya porsi yang pas. Dan 10 menit sebelum film berakhir, jalur komedi pun kembali dihadirkan. Untuk Bella, kadang saya sedikit tidak suka dengan gaya jilbab yang digunakan di film ini. Ending? Saya menerimanya dengan baik.

Baca Juga : [Review] Test Pack

Secara visual, saya suka dengan pengambilan gambar dalam film ini, tidak terlalu memakan durasi tapi juga tidak terlalu cepat. Apalagi film ini juga menghadirkan obyek-obyek yang mungkin sangat jarang ditampilkan di film lain seperti anak kecil bermain layangan di sawah. Untuk porsi iklan memang tidak begitu menonjol tapi saya tahu pasti bahwa scene yang sedang ditampilkan adalah slot untuk iklan. Secara audio, sepertinya saya harus acungi jempol, keren. Secara keseluruhan bintang 7/10 untuk film Talak 3 ini. Saya suka tema yang diusung dan dikemas dengan menarik tanpa membuat penonton harus berpikir keras. Tambahan dari saya, pesan dari film Talak 3 ini adalah betapa islam sangat melindungi wanita dari pria agar tidak mudah untuk dinikah dan dicerai seperti jaman jahiliyah, sehingga kedudukan seorang wanita sangatlah tinggi dan berharga. Beruntunglah kita, wanita, yang diselamatkan dengan aturan tersebut. Selamat menonton.

32 comments:

  1. Sempet mau nonton film talak 3 ini tapi karena yang ngajak maunya London Love Story jadinya gagal deh. Kalau ada beberapa komika berarti filmnya kocak beneran..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahah emang kocaknya beneran mbakk,, coba nonton deh :)

      Delete
  2. Sudah banyak yang me-review film Talak Tiga 3 dan pada bagus-bagus tapi aku masih aja belum sempet untuk menontonnya tiap kali pulang kerja selalu aja hujan gak berhenti sampai malam -___-

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayo cepetannonton keburu gak tayang lagi, hehehe #kompor

      Delete
  3. Aku gak suka sama Bellanya, jadi malas untuk nonton ini wkwkww

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi aku suka sama Vino, trus aku harus berpaling gitu, hah? :p

      Delete
  4. Keren, jadi gak sabar pengen nonton.

    ReplyDelete
  5. Udah ada bluray-nya belom yu? :)))

    ReplyDelete
  6. Ini pasti lucu mau nonton ah brng suami kebetulan paling suka film komedi romantis neh saya

    ReplyDelete
    Replies
    1. aku juga nonton sama suami mbak heheh, ngakak berdua

      Delete
  7. nah ini dia, kemaren sempat ada iklannya di tipi, sekilas kayak ftv aja, dari judulnya juga mikir entar mempermainkan agama nggak sih. SO, setelah mampir kesini terbuka deh: oo bagus nih

    ReplyDelete
    Replies
    1. lumayan kok mbak, kalo mau buang uang di bioskop gak nyesel2 banget

      Delete
  8. Di temlen twitter banyak yang kasih komen positif buat film ini. jadi pengen nonton...

    ReplyDelete
  9. Jadi pengen nonton jg.. kapan hari tuh lihat di inforainment, sampe Pak Mentri Agama pun ikut komen film ini yak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihi.. lucu mbaakk.. aku suka kehadiran para komika

      Delete
  10. Jadi semakin pengen nonton ini deh, kayaknya kocak filmnya. Sutradara dan pemain-pemainnya juga oke nih.

    ReplyDelete
  11. Dari awal liat thrillernya udah pengen nonton, daya tariknya ya bang Vino juga Maakk hahaha! Tapi sampe skrg blm sempet nonton. Mudah2an masih tayang di bioskop.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwkwk samaaann.. aku juga karena bang Vino, makkk

      Delete
  12. sebenernya gue tertarik nonton karena ada Vino dan Reza. Tapi berulang kali nonton trailer nya bikin gak bersemangat, ini film kek mofel FTV gitu.. Beda sama film Vino/ Reza sebelumnya.. bener gitu gak?? hehe..

    ReplyDelete
  13. Sayangnya di sini jauh dari bioskop. Nungguin ada soft filenya aja deh.

    ReplyDelete
  14. Ada Vino, ada Reza. Demi apah sampe sekarang aku ga bisa luangin waktu untuk nonton piem ini huhu :(

    ReplyDelete
  15. belum nonton film ini
    sepertinya bagus ya mb

    ReplyDelete
  16. Wah belum nonton nih hehehe. Malah baru tau film ini setelah baca blog Mbak #kudet. Ga kebayang nih betapa lucunya film ini.

    www.ayoberdandan.com

    ReplyDelete
  17. Dulu ada film jadul kayak gini. Roy Marten kalau nggak salah. Trus ceweknya gamau cerai sama teman yg dijadiin suami2an itu. Tapi genrenya drama.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^.^