Cara Merawat Jaket Cotton Fleece

Cara Merawat Jaket Cotton Fleece - Saya dan suami termasuk orang yang suka menggunakan jaket, terutama suami yang suka mengoleksi jaket bola dengan berbagai bahan dan musim pertandingan. Sedangkan saya lebih suka dengan jaket hangat yang bisa saya gunakan untuk bepergian di malam hari. Maklum ya, kami lebih sering keluar malam daripada siang karena mengikuti ritme kerja suami tercinta. Jadi jaket adalah salah satu item penting yang harus selalu ada sebelum saya meninggalkan rumah karena angin malam yang lumayan kencang di malam hari. Untuk suami, hampir setiap hari menggunakan jaket saat berangkat ke kantor atau sedang tugas ke lapangan. Jika saat malam angin berhembus kencang, saat siang adalah waktunya matahari bersinar terang benderang. Kalau tidak pakai jaket bisa belang kulitnya. Berbeda dengan suami yang lebih suka bahan jersey, saya lebih suka bahan cotton fleece karena cukup menghangatkan di malam hari. Apalagi sekarang banyak sekali model jaket bahan tersebut yang diadopsi dari Korea Selatan. Jaket cotton fleece dengan potongan panjang seperti tunik dengan banyak kancing di depannya. Ehem, saya pun punya beberapa model seperti itu, tidak mau kalah dong dengan orang Korsel, hehe.

Hanya saya, perawatan jaket cotton fleece termasuk cukup rumit karena harus ada trik khusus. Jika dibiarkan saja, jaket bahan tersebut mudah kotor, tapi jika terlalu sering di cuci akan cepat pudar warnanya. Saya punya satu jaket mango warna merah yang sudah pudar dan kusam sehingga tidak indah dipandang. Ada beberapa tips yang akan saya bagi untuk mencuci dan merawat jaket berbahan cotton fleece agar tidak mudah kotor, pudar, atau rusak.

Cara Merawat Jaket Cotton Fleece
Cara Merawat Jaket Cotton Fleece

Cara mencuci dan merawat jaket berbahan cotton fleece:
  1. Sebenarnya lebih baik hindari penggunaan mesin cuci karena bisa merusak serat kain, jika terpaksa maka jangan merendam jaket terlalu lama dan kurangi penggunaan pengering.
  2. Rendam jaket dengan detergen yang tidak mengandung pewangi tapi jangan terlalu lama. Jika terdapat noda, oleskan detergen pada noda tersebut dan rendam 10-15 menit saja.
  3. Untuk menghilangkan noda membandel, gunakan sikat khusus pakaian dengan bulu yang halus agar kain tidak rusak.
  4. Setelah itu peras dan jemur dengan cara diangin-anginkan saja, usahakan jangan terkena sinar matahari secara langsung agar warna tidak pudar.
  5. Jika sudah kering bisa disetrika dengan suhu minimal.
  6. Simpan jaket pada gantungan pakaian jangan dilipat. Hal ini untuk menghindari tumpukan debu atau kotoran dan mengurangi bau pada jaket. Jika perlu gunakan plastik penutup khusus pakaian agar tetap rapi dan segar.
  7. Setelah menggunakan jaket, jangan langsung ditumpuk begitu saja atau digantung di balik pintu. Sebaiknya gantung menggunakan gantungan baju dan angin-anginkan agar tidak bau.


Itulah beberapa tips mencuci dan merawat jaket berbahan cotton fleece yang saya terapkan baru-baru ini. Saya semakin sadar ada beberapa jaket yang tidak terawat dan rusak karena sering mencuci dengan mesin dan menjemur di bawah terik matahari. Niatnya sih agar jaket cepat kering karena cotton fleece termasuk bahan yang lama keringnya. Tapi saya tidak pernah kapok membeli jaket bahan ini, disamping karena modelnya banyak dan lucu, bahan tersebut juga lembut dan hangat saat digunakan terutama saat malam. Dan baru-baru ini suami pun telah membeli dua jaket varsity berbahan cotton fleece karena ada promo bebas ongkos kirim dari salah satu online shop, hehe. Maka harus semakin hati-hati merawatnya agar tidak boros dalam pengeluaran, maklum ibu rumah tangga, pikirannya bagaimana bisa hemat. Semoga tipsnya membantu.

13 comments:

  1. Wah ternyata salah ya saya selama ini, asal habus pakai jaket saya gantungin aja di belakang pintu mbak. Hehe trims tips nya mbak.!

    ReplyDelete
  2. Yah, kalau aku sih paling larinya ke laundry-an. Mending jangan dijemur di bawah matahari langsung ya, nice info :)

    ReplyDelete
  3. saya gak punya jaket berbahan ini, jadi memang baru tahu ada jaket berbahan seperti ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. kainnya enak mba, bikin hangat dan lembut dipakai

      Delete
  4. Jaket saya entahlah bagaimana nasibnya, udah 4 tahun tidak dirawat dengan cara ini. makasih infonya ya gan

    ReplyDelete
  5. Lha jaketku suka tak lipet. Next time dicoba

    ReplyDelete
  6. iissh ternyata aku salah cara nyucinya, pantes jaket fleeceku jadi berbulu2

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung, silakan tinggalkan komentar Anda ^.^